Ilustrasi mini ring light terbaik untuk konten kreator. (c) Gemini AI

Laporan AS mengungkap alasan China maju pesat dalam pengembangan AI dan teknologi canggih.

Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma dan Grup Salim, PT Bangun Kosambi Tbk (CBDK) bakal melakukan pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp250 miliar.